Penetapan Parameter Arus Petir Maksimum untuk TPPI

  • 0

Penetapan Parameter Arus Petir Maksimum untuk TPPI

Impuls positif

Pengaruh mekanikal dari petir dikaitkan ke nilai arus puncak (I) dan ke energi spesifik (W/R). Pengaruh termal dikaitkan terhadap energi spesifik (W/R), bila kopling resistif terlibat dan dikaitkan terhadap muatan (Q) maka busur akan berkembang menuju instalasi. Tegangan lebih dan loncatan yang berbahaya yang disebabkan oleh kopling induktif dikaitkan dengan kecuraman rata- rata (di/dt) dari muka arus petir.

Masing- masing parameter tunggal (I,Q, W/R, di/dt) cenderung mendominasi masing- masing mekanisme kegagalan. Oleh karena itu, hal ini harus diperhitungkan setiap akan menetapkan prosedur uji.

  1. Impuls positif dan sambaran panjang

Nilai I,Q, dan W/R yang terkait dengan dampak mekanik dan termal ditentukan dari kilatan positif (sebab nilai 10% adalah jauh lebih tinggi dari nilai 1% dari kilat negatif yang berkaitan). Berikut adalah nilai dengan probabilitas dibawah 10% yang dapat diberikan :

I               – 200 kA

QFLASH      – 300 C

QSHORT      – 100 C

W/R       – 10 MJ/

di/dt      – 20 kA/us

Untuk impuls positif pertama berdasarkan gambar A1, nilai ini memberikan perkiraan pertama untuk waktu muka:

T1 = I / (di/dt) = 10 us ( T1 adalah kurang penting)

Untuk sambaran yang menurun secara eksponensial, rumusan berikut berlaku untuk nilai perkiraan energi dan muatan (T1<< T2)

QSHORT = (1/0,7) x I X T2

W/R = (1/2) X (1/0,7) X I2 X T2

 Rumusan ini, bersama- sama dengan nilai yang diberikan diatas, mengarah kepada perkiraan pertama untuk waktu ke nilai setengah:

T2 = 350 us

Untuk sambaran panjang, muatannya dapat dihitung kira- kira dari:

QLONG = QFLASH QSHORT = 200 C

Waktu durasinya, berdasarkan gambar A.2, dapat diestimasi dari data yang diberikan dalam Tabel 1 seperti :

TLONG = 0,5 s

  1. Impuls negatif pertama

Untuk beberapa dampak kopling induktif, impuls negatif pertama, mengarah ke tegangan induksi yang tertinggi, seperti contoh, untuk kabel dengan dak kabel yang dibuat dari beton bertulang. Dari gambar A.5 (lin 1 dan 12), nilai dengan probabilitas dibawah 1% berikut, dapat diberikan:

I = 100 kA

di/dt = 100 kA/us

Untuk impuls negatif pertama, berdasarkan pada gambar A.1, nilai ini memberikan perkiraan pertama untuk waktu muka:

T1 = I/ (di/dt ) = 1,0 us

Waktu ke nilai setengah dapat diestimasi dari durasi sambaran dari impuls negatif pertama

T2 = 200 us (T2 adalah kurang penting)

  1. Impuls susulan

Nilai maksimum dari kecurataman rata- rata di/dt yang dikaitkan dengan bahaya loncatan petir yang disebabkan oleh kopling induksi akan ditentukan dari impuls susulan dari kilat negatif (sebab nilai 1% nya sedikit lebih tinggi dari nilai 1% nilai sambaran negatif pertama atau nilai 10% dari kilatan positif yang berkaitan). Dari gambar A.5 (Iin 2 dan 15) nilai berikut adalah probabilitas dibawah 1% yang dapat diberikan :

I = 50 kA

di/dt = 200 kA/us

Untuk impuls susulan yang berdasarkan gambar A.1, nilai ini memberikan perkiraan pertama untuk waktu muka:

T1 = I/ (di/dt ) = 0, 25 us

Waktu ke setengah nilai dapat diestimasi dari durasi sambaran dari impuls negatif susulan

T2 = 100 us (T2 adalah kurang penting)

Penetapan parameter arus petir minimum

Efisiensi perpotongan dari sistem terminasi udara tergantung pada parameter arus petir minimun dan pada radius bola gelinding yang terkait. Batas area geometri yang diproteksi terhadap kilatan petir akan langsung dapat ditentukan dengan menggunakan bola gelinding ini.

Dengan mengikuti model elektro-geometrik, radius bola gelinding r (jarak lompatan akhir) berhubungan dengan nilai puncak dari arus impuls pertama. Dalam laporan kelompok kerja IEEE, hubungan tersebut ditetapkan sebagai:

r = 10 x I0,65

Dimana

r adalah radius bola gelinding (dalam m)

I adalah arus puncak (kA)

Untuk radius bola gelinding r tertenu, dapat diasumsikan bahwa semua kilatan dengan nilai puncak lebih tinggi dari nilai puncak minimum, akan dipotong oleh terminal udara alami atau yang dibuat untuk hal tersebut. Ini terjadi karena, probabilitas untuk nilai puncak sambaran pertama adalah negatif dan positif, apabila dilihat dari gambar 5.A (Iin 1A dan 3) yang dianggap probabilitas perpotongan dengan memperhitungkan rasio polaritas sambaran positif 10% dan rasio polaritas sambaran negatif 90%. Probabilitas perpotongan total dapat dihitung (Tabel 5).


About Author

Penangkal Petir

PT. Denata Persada
Office : Griya Denata, Jl. Salihara no.42 B pasar minggu jakarta selatan 12540,
Telp : 021- 78847212, 021-7807224 , 021-26722525
Fax : 021- 78846632, 021-45589897
E-mail Corporate : denatapersada@yahoo.com
E-Mail Marketing : adm.marketing@denatapersada.co.id

Leave a Reply

Login Forum


Denata


Penangkal Petir

Selamat Datang di website PT.Denata persada. Kami adalah perusahaan kontraktor yang bergerak di industri sistem penangkal petir. Dan kami telah berpengalaman sejak tahun 1986 untuk menangani ribuan proyek di Indonesia.

Untuk Penawaran Dan permintaan Instalasi sistem proteksi anti petir,silahkan isi Form:

Harga Penangkal Petir

atau hubungi kami di line telp:

Kantor Pusat : +622157957616
Kantor Operasional : +622178847212 / +62217807224
Fax Kantor Pusat : +622157957626
Fax Kantor Operasional : +622178846632
Email : adm.marketing@denatapersada.co.id

Kunjungi Website kami yang lain

Hubungi Kami

Kantor Pusat
Menara Palma Lt. 23-05, Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-2 Kav G, Kuningan, Jakarta Selatan
Telp : (021) 57957616 / (021) 57957626

Kantor Operasional
Griya Denata, Jl. Salihara No 42 B, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 7807224
Telp : (021) 7807224

E - Mail : adm.marketing@denatapersada.co.id
denatapersada@yahoo.com
Whats App : 087889294037
BBM Channel : C00496B3A
Facebook : Penangkal Petir
Twitter : _penangkalpetir
Instagram : pt.denatapersada86
Youtube : PT. Denata Persada

SERVICES

REFERENSI PROJECT

Untuk Penawaran Dan permintaan Instalasi sistem proteksi anti petir, silahkan isi Form

Contact us



Connecting...
created by TelegramWordpress.com
error: Content is protected !!